Toyota Prius Hybrid Konversi Baterai ke Lithium
30 April, 2008 - 11:03 WIB
Toyota Motor akan mengganti baterai pada produk Prius hybridnya dengan lithium ion (Li-on) produksi A123 System. Penggunaan baterai Li-on tersebut dapat menambah jangkauan mobil dan dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar.
Dalam pernyatannya pihak A123 mengatakan telah menerima pesanan Li-on yang dinamakan L5 untuk mengkonversi baterai nickel metal yang saat ini digunakan Prius. Baterai seharga USD9.995 tersebut dapat menghemat konsumsi bahan bakar menjadi hanya sekira 43 km/liter apabila kendaraan dijalankan untuk jarak 48 hingga 64 km. Konversi tahap awal akan dilakukan mulai Juli tahun ini.
“Kami hanya mengonversi Prius konsumen yang belum dimodifikasi yang menyebabkan fasilitas garansinya hilang,” ujar Bill Kwong, juru bicara Toyota seperti dikutip Bloomberg, Rabu (30/4/2008).
A123 merupakan perusahaan energi yang saat ini juga menyuplai baterai Li-on untuk produk hybrid dan listrik General Motors dan produsen mobil listrik Norwegia, Think Global. Perusahaan yang sebagian sahamnya dimiliki General Electric ini mengklaim baterai L5 seberat 90 kg tersebut telah mengalami serangkaian uji coba sehingga penggunannya aman
Baca Juga :
Toyota Kembangkan Teknologi Keamanan Mobil F1
Rupiah Menguat Jadi Rp9.220 per Dolar AS

