PON XVII Kaltim : Rekor Baru Warnai Cabor Angkat Besi
10 July, 2008 - 16:54 WIB | Oleh : MA
Pertandingan Angkat besi di PON XVII Kalimantan Timur telah selesai dipertandingkan hari ini. Bertempat di Gedung Hevindo Balikpapan, Kamis (9/7/2008), usai digelarnya empat kelas yakni 85 kg, 94 kg, 105 kg, dan 105 kg + menandai usainya cabor angkat besi di PON Kaltim itu.
Pertandingan angkat besi ini memperebutkan 15 medali emas. Dan kontingen peraih mendali emas terbanyak diduduki Propinsi Lampung dengan total 7 emas. Tuan rumah Kaltim sendiri meraih 2 emas. Sedangkan Papua, Bali, Jawa Barat, Aceh,? Riau dan Jawa Timur masing-masing meraup satu emas.
Hasil menggembirakan juga ditorehkan dari cabor angkat besi itu. Sejak digelar dari tanggal 7 hingga 9 Juli 2008, angkat besi telah memecahkan 21 Rekor PON dan 2 rekor Nasional.
Rekor PON Kaltim yang diciptakan dan memecahkan rekor PON Palembang 2004 yakni; Pada kelas 77 kg putra ini terjadi pemecahan rekor PON di kelas Snatch oleh Samuel Sandy dari Jakarta yang berhasil? memecahkan rekor Erwin Abdullah dari Sulsel 142,5 kg? pada PON Palembang menjadi 143 kg.
Pemecahan rekor PON juga terjadi oleh lifter putri Mila Karmila pada kelas Snatch berhasil mengangkata berat 96 kg, yang sebelumnya dipegang Sang ayu reli dari Jawa tengah dengan berat snatch 95 kg.
Rekor Mila Karmila dipecahkan kembali oleh Novianti dengan angka 100 kg pada kelas Snatch. Torehan Novianti itu juga sekaligus memecahkan rekor nasional.
Lifter Bayu Aprialiawan Lampung Kelas? 105kg + ini, berhasil memecahkan rekor PON atas nama Dedi Aprianto Jawa Timur di kelas snatch dengan berat angkatan 145 kg menjadi 146 kg.
Bayu kembali mempertegas torehannya dengna memecahkan kembali rekor yang dipegangnya dengan total angkatan 150 kg kemudian menjadi 155 kg. Rekor tersebut sekaligus memecahkan rekor nasional? sebelumnya 151? kg atas namanya sendiri.
Sementara di kelas clean & jerk, lifter Lampung Bayu Apriliawan juga memecahkan rekor PON Palembang? yang dibuat Renaldi asal Sulawesi Selatan dari 187,5 menjadi 188 kg. Sedangkan untuk total angkatan terbaik Bayu Apriliawan juga memecahkan rekor PON atas nama sendiri dari 327,5 menjadi 343 kg.

