Body Wanita Menentukan Cepatnya Raih Orgasme Body Wanita Menentukan Cepatnya Raih Orgasme

Tercapainya  wanita ditandai dengan “kematian” anggota tubuhnya hingga matanya menjadi seperti mata yarbu (sejenis tikus), seolah-olah dia mengantuk. Pada saat orgasme, wajahnya muram, tubuhnya menggigil, keningnya berkeringat, sendi-sendinya mengendur, dan napasnya memburu. Konon, bentuk tubuh wanita bisa menjadi indikator kecepatannya meraih orgasme. Wanita bertubuh tinggi dan ramping cepat mencapai orgasme, wanita bertubuh pendek dan gemuk lambat mencapai orgasme sedangkan wanita bertubuh sedang tidak cepat juga tidak lambat dalam mencapai orgasme. Dalam bukunya Arabic Kamasutra, Muhammad al-Baz memaparkan ciri wanita yang cepat mencapai orgasme, yakni wanita yang kedua puting susunya menonjol dan sedikit panjang; apabila berdiri dan... 


Orgasme Saat Melahirkan

11 Juni, 2009 - 16:40 WIB

Kenapa wanita mengalami kesulitan bernapas dan tersengal-sengal saat melahirkan? Tanda tanya itu, belum lama ini terjawab. Ternyata, kecuali menahan rasa sakit dan lelah dalam proses melahirkan, mereka juga mengalami orgasme luar biasa.

Makin banyak saja wanita yang menikmati prosesi melahirkan. Makin banyak pula wanita yang mengaku bahwa keluhan dan sengalan napas mereka karena menjalani pengalaman orgasme saat melahirkan.

Betulkah wanita mengalami orgasme saat melahirkan? Ahli asal Amerika, Debra Pascali-Bonaro, yang sudah membantu ibu-ibu melahirkan selama 26 tahun, tak memberi kesimpulan. Dia malah memunculkan teka-teki yang ujung-ujungnya bisa ditebak. “Sebagaimana yang kami katakan, biarlah itu jadi rahasia,” katanya.

Untuk membuktikannya, dia kemudian membuat dokumenter tentang wanita melahirkan. Mereka terengah dan tersengal dengan kenikmatannya, sementara sang suami mencium dan memberi perhatian yang lebih terhadap mereka.

Dokumenter itu bertajuk Orgasmic Birth. “Proses melahirkan adalah sesuatu yang bisa dinikmati wanita. Dia lebih daripada sekadar membutuhkan ketahanan,” tuturnya.

Amber Hartnell, 29 tahun, seorang ibu dari Amerika, menjadi bintang dalam film yang kontroversial itu. Dalam film itu digambarkan dia melahirkan putranya di sebuah kolam melahirkan.

“Semuanya datang tiba-tiba. Orgasme datang, datang, dan datang. Seluruh tubuh saya menggelinjang dan meliuk-liuk. Saya tertawa dan menangis,” katanya.

Para ahli yang diwawancarai untuk film itu mengatakan proses melahirkan meningkatkan jumlah oxytocin wanita. Hormon dalam level yang tinggi ini terasa enak, dikombinasi dengan rangsangan G-spot ibu yang melahirkan. Itu bisa memunculkan teriakan keras.

Seorang ahli persalinan alamiah di Inggris, Sheila Kitzinger, mengakui dia bertemu dengan ratusan wanita yang memiliki pengalaman orgasme saat melahirkan. Tapi, dia memperingatkan munculnya harapan yang berlebihan dalam proses yang sudah menegangkan itu.

“Kami tak ingin ibu-ibu atau bisa merasa bahwa mereka telah gagal jika perempuan tidak mengalami orgasme,” tuturnya.



Baca Juga : dokumenter -  melahirkan -  orgasme -  pregnant -  wanita -  

Satu Komentar untuk “Orgasme Saat Melahirkan”

    Fais Jam 10:45 wib, 25 Juli 2009

    ModeLnYA sexy booooOOOOOOoooooooooo….
    sapa tu, apa dia juga ngalamin orgasme melahirkann





  Info Iklan
eXTReMe Tracker