Body Wanita Menentukan Cepatnya Raih Orgasme Body Wanita Menentukan Cepatnya Raih Orgasme

Tercapainya  wanita ditandai dengan “kematian” anggota tubuhnya hingga matanya menjadi seperti mata yarbu (sejenis tikus), seolah-olah dia mengantuk. Pada saat orgasme, wajahnya muram, tubuhnya menggigil, keningnya berkeringat, sendi-sendinya mengendur, dan napasnya memburu. Konon, bentuk tubuh wanita bisa menjadi indikator kecepatannya meraih orgasme. Wanita bertubuh tinggi dan ramping cepat mencapai orgasme, wanita bertubuh pendek dan gemuk lambat mencapai orgasme sedangkan wanita bertubuh sedang tidak cepat juga tidak lambat dalam mencapai orgasme. Dalam bukunya Arabic Kamasutra, Muhammad al-Baz memaparkan ciri wanita yang cepat mencapai orgasme, yakni wanita yang kedua puting susunya menonjol dan sedikit panjang; apabila berdiri dan... 


Langkah Bijak Menggunakan Kartu Kredit

8 November, 2009 - 19:20 WIB

Kartu kredit tak hanya sekadar gaya hidup, tetapi merupakan kebutuhan bagi masyarakat urban untuk menunjang semua aktivitas dalam kehidupannya. Namun di balik kartu kredit, banyak masalah yang mengancam, jika Anda tak bijak menggunakannya.

Kartu kredit ibarat barang mewah yang mampu membayar segala keperluan dalam waktu singkat dan cepat. Untuk itu, Vice President Customer Care Center Head Citibank Indonesia, Hotman Simbolon memaparkan bagaimana langkah bijak memakai kartu kredit.

“Kredit dengan agunan adalah pinjaman yang diperoleh seseorang dengan menjaminkan sesuatu kepada kreditur. Agunan adalah sesuatu yang bernilai sama atau lebih besar dari jumlah pinjaman, seperti mobil, rumah atau deposito tunai. Kredit tanpa agunan adalah pinjaman yang diperoleh seseorang tanpa jaminan apapun,” ujarnya saat ditemui di Ballroom Mandari Oriental Hotel

“Kartu kredit merupakan salah satu jenis pinjaman pribadi tanpa agunan yang paling umum. Memakai kartu kredit sama saja meminjam uang. Setiap kali Anda menggesek kartu kredit sama saja dengan meminjam uang. Setiap kali menggesek kartu, Anda sebenarnya mengajukan permohonan pinjaman untuk pembelanjaan tersebut,” lanjutnya.

Seseorang akan menghadapi banyak masalah jika tidak membayar tagihan kartu kredit atau pinjaman tepat pada waktunya. Yang pada akhirnya akan mengarah pada tindakan hukum. Menunda pembayaran pinjaman atau tagihan kartu kredit dapat menjadi masalah yang serius.

“Agar terhindar dari masalah, gunakanlah pinjaman Anda dengan bijaksana. Oleh karena itu, pertama-tama Anda harus mengetahui berapa nilai pinjaman yang sanggup Anda bayar. Anda harus meneliti dengan seksama kondisi keuangan Anda pada saat ini dan pada masa yang akan datang sebelum melakukan pinjaman. Pastikan Anda juga sanggup untuk melakukan pinjaman,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Hotman mengimbau untuk membuat anggaran yang realistis saat membayar pinjaman-pinjaman itu dengan menghitung rasio pinjaman. Di mana rasio pinjaman adalah perbandingan jumlah pinjaman dengan jumlah pendapatan.

Rasio pinjaman ini merupakan persentase dari penghasilan bulanan bersih yang dipakai untuk membayar pijaman dan biaya bulanan lainnya.

“Dengan demikian, semakin kecil rasio pinjaman Anda, semakin besar pula uang yang bisa Anda sisihkan untuk ditabung atau dipakai untuk keperluan lain. Serta jangan pernah gunakan kartu kredit untuk mebayar kartu kredit lainnya atau untuk mengambil uang tunai,” tandasnya.

Banyak ahli keuangan menyarankan agar rasio yang dipakai untuk membayar pinjaman dan katu kredit tidak melebihi 15 hingga 20 persen dari pendapatan bersih, dan total pembayaran semua utang termasuk cicilan rumah sebaiknya tidak melebihi 40 persen dari pendapatan Anda.



Baca Juga : credit card -  customer care center -  gaya hidup -  head citibank -  kejahatan carding -  kredit tanpa agunan -  oriental hotel -  pencurian kartu kredit -  





  Info Iklan
eXTReMe Tracker