Kebanggaan kakek

29 September, 2008 - 22:48 WIB

Setelah mengawini seorang perempuan muda yang sangat cantik, seorang kakek-kakek berusia 90 tahun dengan bangga bercerita kepada dokternya bahwa istrinya sedang hamil. Sambil menahan perasaan, sang dokter berkata, “Kakek, Saya punya sebuah cerita. Seorang lelaki dungu pergi berburu, tetapi karena dungunya ia malahan membawa payung, bukannya senapan. Nah, di tengah hutan ia dihadang oleh seekor beruang besar. Kemudian ia menodongkan payungnya, menembak si beruang, dan beruang itu mati seketika”.
“Mustahil!!!” potong si kakek. “Pasti ada orang lain yang menembak beruang itu!” teriaknya lagi.
“Tepat sekali,” jawab si dokter sambil memandang sang kakek dengan prihatin.

Sampe sekarang sih belum

29 September, 2008 - 22:48 WIB

Bagian pengurus kantor gereja mewawancarai seorang jemaat yang hendak melamar bekerja di gereja.
“Sebelum kita menandatangani kontrak kerja, saya masih ingin tahu, apakah Anda merokok, minum vodka, suka memancing, suka datang terlambat ….”
“Sampai sekarang sih belum. Tapi kalau itu memang perlu … aku bisa lakukan, Pak?!”

Gadis logis dan gadis matematis

28 September, 2008 - 22:46 WIB

Ada dua orang gadis. Salah satu dari mereka cara berpikirnya Matematis (M) dan yang lainnya cara berpikirnya menggunakan Logika (L). Mereka berdua berjalan pulang melewati jalan yang gelap, dan jarak rumah mereka masih agak jauh. Setelah beberapa lama mereka berjalan..
M : Apakah kamu juga memperhatikan ada seorang pria yang sedang berjalan mengikuti kita kira² sejak tigapuluh delapan setengah menit yang lalu? Saya khawatir dia bermaksud jelek.
L : Itu hal yang Logis. Dia ingin memperkosa kita
M : Oh tidak, dengan kecepatan berjalan kita seperti ini, dalam waktu 15 menit dia akan berhasil menangkap kita. Apa yang harus kita lakukan.
L : Hanya ada 1 cara logis yg harus kita lakukan, yaitu berjalan lebih cepat.
M : Itu tidak banyak membantu, gimana nich.
L : Tentu saja itu tidak membantu, Logikanya kalau kita berjalan lebih cepat dia juga akan mempercepat jalannya.
M : Lalu, apa yang harus kita lakukan? Dengan kecepatan kita seperti ini dia akan berhasil menangkap kita dalam waktu dua setengah menit…
L : Hanya ada satu langkah Logis yang harus kita lakukan.. Kamu lewat jalan yang ke kiri dan aku lewat jalan yang kekanan. sehingga dia tidak bisa mengikuti kita berdua dan hanya salah satu yang diikuti olehnya.
Setelah kedua gadis itu berpisah.. Ternyata Pria tadi mengikuti langkah si gadis yang menggunakan logika (L). Gadis matematis (M) tiba dirumah lebih dulu dan dia khawatir akan keselamatan sahabatnya. Tidak berapa lama Gadis Logika (L) datang.
M : Oh terima kasih Tuhan.. Sahabat saya tiba dengan selamat, Eh gimana pengalamanmu diikuti oleh Pria tadi?
L : Setelah kita berpisah dia mengikuti aku terus.
M : Ya.. ya.. Tetapi apa yang terjadi kemudian dengan kamu?
L : Sesuai dengan logika saya langsung lari sekuat tenaga dan Pria itupun juga lari sekuat tenaga.
M : Dan… dan..
L : Sesuai dengan logika dia berhasil mendekati saya ditempat yang gelap…
M : Lalu.. Apa yang kamu lakukan?
L : Hanya ada satu hal logis yang dapat saya lakukan, yaitu saya mengangkat rok saya..
M : Oh… Lalu apa yang dilakukan pria tadi?
L : Sesuai dengan logika… Dia menurunkan celananya…
M : Oh tidak… Lalu apa yang terjadi kemudian?
L : Hal yang logis bukan, kalau gadis yang mengangkat roknya larinya lebih cepat dari pada lelaki yang berlari sambil memelorotkan celananya… So akhirnya aku bisa lolos dari pria itu.

Perempuan baik-baik dan perempuan nakal

27 September, 2008 - 22:45 WIB

Perempuan baik² akan membuka kancing bajunya ketika hawanya panas.
Perempuan nakal membuka kancing bajunya ut membuat suasana panas.
Perempuan baik² hanya mempunyai 1 kartu kredit & jarang memakainya.
Perempuan nakal hanya mempunyai satu bh dan jarang memakainya.
Perempuan baik² wajahnya memerah ketika nonton adegan cinta di film.
Perempuan nakal tahu ia bisa melakukannya lebih baik dari itu.
Perempuan baik² akan merasa kurang lengkap dalam berpakaian jika tidak mengenakan kalung.
Perempuan nakal merasa sudah berpakaian lengkap hanya dengan seuntai kalung di leher.
Perempuan baik² mengenakan sepatu hak tinggi untuk ke kantor.
Perempuan nakal mengenakan sepatu hak tinggi untuk ke ranjang.
Perempuan baik² akan berkata, “Jangan… berhenti…”
Perempuan nakal akan berkata, “Jangan berhenti…”

Bang, Mama mati

26 September, 2008 - 22:45 WIB

Sally mempunyai 3 orang anak yang super aktif. Suatu sore dia bermain menjadi “Polisi dan Penjahat” dengan ketiga anaknya di halaman belakang rumah. Seorang anaknya menembak Sally dan berteriak, “Bang! Mama mati.” Sally terhempas ke tanah dan dia tidak segera bangun.
Seorang tetangganya yang kebetulan melihat permainan itu segera berlari mendekati Sally ut melihat apakah dia mengalami cedera saat jatuh tadi. Saat tetangga itu membungkukkan badannya, mama Sally yang kelelahan ini membuka salah satu matanya dan berkata, “Shhh. Saya tidak apa-apa kok … tidak usah pedulikan saya. Ini satu-satunya kesempatan saya untuk beristirahat sejenak sepanjang hari ini.”

Page 3 of 34«12345»...Last »


eXTReMe Tracker
Copyright © 2007 www.modelayu.com