22 Siswa SMA/SMK di Karanganyar Dapat Nilai 100

17 June, 2008 - 16:50 WIB

Sebanyak 22 siswa SMA/MA/MK di Kabupaten Karanganya memperoleh nilai bulat 100 dalam Ujian Nasional tahun ini. Sementara lima siswa belum memperoleh keputusan lulus atau tidaknya dalam UN. Penyebabnya, semua nilai UN tidak keluar, padahal mereka mengikuti ujian dan menandatangani daftar hadir.

‘’Kami sedang mengurus ke panitia ujian nasional di provinsi, agar nilai anak-anak itu secepatnya keluar. Sebab kalau sampai terlambat, bisa merugikan yang bersangkutan, sebab saat ini proses penulisan ijazah dan surat tanda kelulusan mulai diproses,’’ kata Drs Narmo MM, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Selasa (17/6).

Dia mengatakan, saat menerima daftar kelulusan siswa, pihak sekolah tidak mengecek apakah sudah lengkap atau belum. Baru ketika akan diumumkan, ketahuan ada nilai yang tidak keluar dalam print-out nilai. ‘’Salah seorang siswa SMK di Jumapolo bahkan masuk kategori tidak lulus, karena nilai rata-ratanya jauh di bawah standar. Ternyata setelah dilihat daftar nilainya, ada satu nilai mata pelajaran Bahasa Inggris yang tidak ada. Setelah dicek ke Dinas P dan K provinsi, ternyata Bahasa Inggris dapat 6,5. Jadi akhirnya lulus,’’ kata dia.

Saat ini masih ada lima nama yang belum selesai diurus nilainya di provinsi. Karena itu pihaknya terus mendesak agar secepatnya bisa diselesaikan sehingga tidak merugikan anak didik. Sebab tidak saja untuk menerbitkan SKL maupun ijazah, tetapi juga agar tidak terlambat mengurus pendaftaran ujian di jenjang lebih atas.

‘’Kalau terlalu lama, nanti siswanya dirugikan. Mau mendaftar ke perguruan tinggi bisa terlambat. Selain itu kalau memang tidak lulus, bisa segera mengurus kalau akan mengikuti ujian kejas paket. Yang jelas dengan adanya kejelasan hasil kelulusan, siswa akan tenang,’’ kata Narmo.

Nilai 100

Sementara itu selain prosentase kenaikan yang meningkat cukup signifikan, ada 22 siswa SMA/MA/SMK di Karanganyar yang memperoleh nilai bulat 100. Ada 15 siswa SMA IPA yang meraih nilai 100 untuk pelajaran Matematika, dan 4 siswa untuk pelajaran Fisika.

‘’Untuk SMK, ada 2 siswa yang memperoleh nilai 100 untuk pelajaran Matematika. Artinya, penguasaan mata pelajaran yang oleh sebagian siswa dianggap momok, malah sebagian lainnya menganggap ringan,’’ kata dia.

Kondisi ini memang sedikit aneh. Sebab dua mata pelajaran tersebut berisi hitung-hitungan yang selalu dianggap paling sulit. Tetapi justru kenyataannya, banyak siswa yang bisa meraih nilai sempurna. ‘’Saat ditanya usai ujian dulu, mata pelajaran yang dianggap paling sulit tetap Matematika dan IPA. Tapi justru di dua pelajaran tersebut sebaran nilainya
terbaik. Nilai rata-ratanya juga lebih baik dibandingkan bahasa.”

Untuk siswa SMA/MA IPA, rata-rata pelajaran bahasa Indonesia 7,98. Bahasa Inggris 7,91, Matematika 8,03, Fisika 8,09, Kimia 7,77, dan Biologi 7,76. Rata-rata siswa SMA/MA IPS, Bahasa Indonesia 7,49, Bahasa Inggris 7,48, Matematika 7,5, Ekonomi 7,69, Sosiologi 7,52 dan Geografi 6,24. Untuk siswa SMK, Bahasa Indonesia 6,91, Bahasa Inggris 6,19,
Matematika 6,63, Produksi 8,20.

‘’Sekolah yang meraih predikat terbaik adalah SMA Negeri 1 Karanganyar dan SMK Negeri 1 Karanganyar. Sayang peringkat untuk provinsi belum bisa kami peroleh,’’ kata dia.



Baca Juga :
Mantan Wapres Al Gore Dukung Obama
Populasi Motor Ducati di Indonesia 200 Unit

4 Komentar untuk “22 Siswa SMA/SMK di Karanganyar Dapat Nilai 100”

  1. ratna 22 August, 2008 9:15 pm

    semoga anak yang bermasalah dengan nilai tadi sudah kelar terurus nilainya……………msal belum kasihan mereka, kan gk bisa lanjutin kulih……o, ya sebagai alumni SMA N Jumapolo, sekedar membetulkan klo di Jumapolo tidak ada SMK tetapi SMA

  2. Koko 17 August, 2008 2:25 pm

    mungkin dengan kesalahan teknis tersebut saya harap ditahun depan tidak ada lagi yang begituan.,karena mungkin siswa yang terkena msalah tersebut akan streeeeeZZZZz..seperti saya., karena sedang memikirkan juga tentang hal tersebut…..,
    terimakasih atas perhatiannya..smoga bermanpaat..Key!!!!!

  3. Koko 17 August, 2008 2:21 pm

    saya setuju dgn pendapat bapak tapi perlu di rekap lagi ya,maaf di jumapolo tidak ada smk,melainkan sma jumapolo. . .trims

  4. abdul munir 12 July, 2008 8:51 am

    tenane mosok Kab.Karanganyar bisa begitu? itu bukan karena PBM-nya tapi usaha masing-masing siswa dan TAWAQAL kepada ALLAH SWT. Bravo Karanganyar







eXTReMe Tracker
Copyright © 2007 www.modelayu.com