2050, Jumlah Mobil Akan Mencapai 2,9 Miliar Unit
9 June, 2008 - 6:23 WIB

Bos produsen mobil Prancis, Renault, Carlos Ghosn memprediksikan, jumlah mobil yang akan beredar di dunia pada 2050 akan mencapai 4 kali lipat dari jumlah saat ini atau sebanyak 2,9 miliar unit.
“Pada 2050, saya kira jumlah mobil di dunia akan mencapai 2,9 miliar unit. Sebanyak 2 miliar di antaranya akan berada di negara yang saat ini kondisi ekonomi masyarakatnya sulit membeli sebuah mobil,” ungkap Ghosn seperti dikutip Reuters, Selasa (3/6/2008)
Ghosn menambahkan, mobil penumpang akan mencapai 659 juta unit. Menurutnya, penambahan tersebut harus diimbangi dengan penggunaan mesin-mesin mobil yang ramah lingkungan.
Mengutip laporan studi yang dilakukan Goldman Sachs, pertumbuhan jumlah mobil dengan angka fantasitis justru akan datang dari negara-negara berkembang seperti Asia, Amerika Latin, dan Afrika. Saat itu, lanjut Ghosn, kondisi ekonomi Indonesia akan mengungguli Jepang. Sementara pertumbuhan ekonomi di Nigeria akan lebih baik dibanding Prancis.
Karakter masyarakat saat itu, tambah Ghosn, akan memilih mobil pribadi sebagai alat mobilitas utamanya. Mobil yang digunakan sudah tidak menggunakan mesin konvensional seperti saat ini, namun menggunakan mesin berteknologi ramah lingkungan dan energi alternatif.
Renault dan Nissan saat ini giat mengembangkan mobil bertenaga semi listrik, seperti juga dikembangkan produsen kendaraan lain. Nantinya mobil-mobil akan menggunakan bahan bakar selain bersumber dari fosil. Hydrogen merupakan sumber penggerak utama yang akan banyak digunakan mobil masa depan. “Mobil-mobil tersebut harus beremisi nol,” tegas Ghosn.
Untuk mencapai tahap tersebut, akan ada gelombang konsolidasi di sektor automotif. Selain itu, juga ada langkah-langkah strategis untuk memasukkan mobil-mobil tersebut ke pasar dengan pertumbuhan potensial, seperti India dan China.
“Saat itu, India akan memiliki industri automotif besar sama seperti yang dimiliki Amerika Serikat,” ramal Ghosn.
Baca Juga :
BI Rate Naik, Harga Properti Menguat
Acer Mempromosikan Linux

