Mengetahui Tipe Watak Lelaki dari Cara Mencium

29 June, 2008 - 5:29 WIB

Suka cium dahi isteri… suami yang romantis.

Suka cium pipi isteri… suami yang penyayang.

Suka cium mulut isteri… suami yang bernafsu.

Suka cium tengkuk isteri… suami yang mata keranjang.

Suka cium telinga isteri… suami yang sensitive.

Suka cium leher isteri… suami yang penyabar.

Suka cium buah dada isteri… suami yang suka bermanja.

Suka cium tangan isteri… suami yang hipokrit.

Suka cium ketiak isteri… suami yang menerima isterinya seadanya.

Suka cium kemaluan isteri… suami yang pemalu.

Suka cium punggung isteri… suami yang suka bergurau.

Suka cium kaki isteri… suami yang terlalu menghormat isteri.

Tidak suka cium mana-mana bagian badan isteri… suami yang mementingkan diri.

Suka cium seluruh bagian badan isteri… suami yang baru balik dari tugas lama di luar kota

Wawancara Kerja: Apa yang Paling Cepat?

29 June, 2008 - 2:22 WIB

Seorang manager HRD sedang menyaring pelamar untuk satu lowongan di kantornya. Setelah membaca seluruh berkas lamaran yang masuk, dia menemukan 4 orang calon yang cocok. Dia memutuskan memanggil ke-4 orang itu dan menanyakan 1 pertanyaan saja. Jawaban mereka akan menjadi penentu apakah akan diterima atau tidak.

Harinya tiba dan ke-4 orang itu sudah duduk rapi di ruangan interview. Si Manager lalu mengajukan 1 pertanyaan: setahu Anda, apa yang bergerak paling cepat?

Kandidat I menjawab, “PIKIRAN. Dia muncul begitu saja di dalam kepala, tanpa peringatan, tanpa ancang-ancang. Tiba-tiba saja dia sudah ada. Pikiran adalah yang bergerak paling cepat yang saya tahu.”

“Jawaban yang sangat bagus”, sahut si Manager. “Kalau menurut Anda?”, tanyanya ke kandidat II.

“Hm… KEJAPAN MATA! Datangnya tidak bisa diperkirakan, dan tanpa kita sadari mata kita sudah berkejap. Kejapan mata adalah yang bergerak paling cepat kalau menurut saya.”

“Bagus sekali! Dan memang ada ungkapan ’sekejap mata’ untuk menggambarkan betapa cepatnya sesuatu terjadi.” Si manager berpaling ke kandidat III, yang kelihatan berpikir keras.

Ada Jin di Rumah Mewah

28 June, 2008 - 5:26 WIB

Pasangan muda suami istri Bambang dan Siska sedang bermain golf di sebuah lapangan yang dikelilingi oleh perumahan mewah. Rata-rata harga rumah di kawasan itu 5 milyar rupiah.

“Sis, ati-ati kalo mukul bola, jangan sampai kena kaca rumah orang. Kita bisa bangkrut kalau harus mengganti kaca rumah mewah di sekitar sini,” kata Bambang. Tapi malang, ayunan stick Siska yang kuat ternyata tidak terarah dengan baik dan akhirnya …praaanggg!!!!!….bola golf itu mengenai kaca rumah paling mewah di dekat situ.

Bambang dan Siska berlari-lari ke arah rumah mewah tersebut. Mereka terkejut ketika sampai di pintu ruang tamu. Tidak hanya kaca-kaca yang berserakan, pot-pot keramik Cina dan vas bunga juga pecah.

“Aduuuh…maaf Pak, istri saya nggak sengaja,” kata Bambang kepada seorang Bapak yang tampak duduk dengan tenang.

“Nggak apa-apa,” kata Bapak itu. “Saya seharusnya berterima kasih pada anda berdua karena telah membebaskan saya dari belenggu vas bunga kuno buatan Cina itu. Saya sebenarnya adalah jin. Nah, sebagai ucapan terima kasih,saya akan meluluskan tiga permintaan. Satu untuk anda, satu untuk istri anda, dan satu lagi untuk saya sendiri,” ujar Bapak itu dengan mimik serius dan berwibawa.

“Apa permintaan anda?” tanyanya.
“Saya ingin rekening saya setiap bulan terisi 1 milyar rupiah, sepanjang hidup saya,” pinta Bambang.
“Bimsalabim…sudah terlaksana! Silakan cek rekening anda mulai bulan depan,” kata Bapak itu.

“Dan apa permintaan anda, nona cantik?” tanya Bapak itu pada Siska.
“Saya minta mobil dan perhiasan paling mewah yang ada di muka bumi,” katanya. “Bimsalabim….sudah terlaksana juga! Bisa dilihat mulai besok pagi,” kata Bapak itu lagi.

Bambang dan Siska girang bukan main.
“Lalu, permintaan Bapak Jin sendiri apa?” tanya Bambang penasaran.

“Begini…ehm…saya ingin bercinta sepanjang hari ini bersama istri anda,” jawab Bapak itu. Bambang dan Siska terkejut bukan main. Tapi karena jin itu sudah bermurah hati memberikan mereka segalanya, maka Bambang mengijinkan Siska menemani jin tersebut.

Singkat cerita, mulai pagi itu hingga sore harinya, Siska harus melayani kebutuhan seks Bapak Jin. Menjelang malam, Bapak itu mengijinkan Siska pulang. “Terima kasih, kamu hebat sekali,” katanya sambil mengedipkan mata.

“Ngomong-ngomong, berapa usia kamu dan suami kamu?”

“Saya 25 tahun, Pak,” kata Siska.

“Hah, 25 tahun? Umur 25 tahun kok masih percaya sama jin sih?” kata Bapak itu.

Mencelupkan Jari ke ‘Kolam’ Istri

28 June, 2008 - 1:20 WIB

Sepasang suami istri yang baru saja menikah tengah berbaring. Sang istri telah bersiap-siap untuk tidur sedangkan suaminya menyalakan lampu baca untuk membaca sebuah buku.

Pada saat tengah membaca tersebut, si suami berhenti sejenak, memasukkan tangannya ke dalam celana isterinya dan meraba-raba ‘kolam’ istrinya tersebut. Lantas ia meneruskan bacaannya. Ia kembali melakukan hal ini berkali-kali sehingga lama-kelamaan isterinya menjadi terangsang. Tak lama kemudian, istrinya bangun, duduk pada badan suaminya serta mulai membuka baju dan celananya.

Suaminya menjadi heran dengan perbuatan isterinya ini dan bertanya, “Apa-apaan ini? Kok lepas baju segala sih?”

Jawab istrinya, “Kamu memasukkan jarimu berkali-kali. Aku pikir itu adalah pemanasan dan kau ingin ‘mengajakku’ malam ini…”

“Ah, nggak sama sekali kok!”, jawab suaminya.

“Lantas, kenapa kau melakukan itu terus-menerus?”

“Aku cuma membasahkan jariku agar bisa membalik halaman pada buku yang sedang aku baca ini.”

“Kurang azaaarrr…!!!”

Progammer dan Istrinya

27 June, 2008 - 19:20 WIB

Sebelum memutuskan untuk menikah dengan IT Guys pikir dulu masak-masak dan jangan menyesal kemudian. Makanya perhatikan baik-baik percakapan antara seorang istri dengan suaminya, seorang Software Engineer.

Suami: (Pulang telat dari kantor) “Selamat malam sayang, sekarang saya logged in.”

Istri: “Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?”

Suami: “Bad command or filename.”

Istri: “Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!”

Suami: “Errorneous syntax. Abort?”

Istri: “Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?”

Suami: “Variable not found…”

Istri: “OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.”

Suami Menipu Istri dengan Menggunakan Dildo

27 June, 2008 - 5:25 WIB

Seorang suami selalu menuntut lampu dimatikan setiap kali mereka bercinta. Suatu kali si istri nekat menyalakan lampu ketika mereka sedang melakukannya. Betapa terkejutnya si istri melihat suaminya menggunakan dildo.

“Dasar kau pria bajingan!”, teriak si istri dengan marahnya, “Rupanya selama perkimpoian kita kau menipu aku ya, kau pria sontoloyo!”

“Oke oke, aku memang membohongimu selama ini”, jawab si suami, “Tapi sekarang coba kamu jelaskan dari mana asalnya ketiga anak kita itu”

Trend - Pesta Taman Stella McCartney

26 June, 2008 - 15:41 WIB

fashion pesta kebunJelang musim panas, para desainer beramai-ramai merilis koleksi teranyar yang dikhususkan sebagai busana liburan. Kali ini giliran Stella McCartney. Seperti juga desainer lainnya, resort collection besutan putri pentolan grup band The Beatles Paul McCartney itu, hadir ringan, melayang, kasual, namun tetap feminin.

Peragaan busana yang dihelat di Jefferson Market Garden, Greenwich Avenue, tersebut berlangsung istimewa. Tidak lagi hadir formal dengan catwalk dan deretan kursi, McCartney justru mengetengahkan konsep pesta taman yang santai dan hangat.

Page 2 of 20«12345»...Last »


eXTReMe Tracker
Copyright © 2007 www.modelayu.com