“BAHAGIAMU ADALAH TANGISKU”
6 May, 2008 - 22:07 WIB
Ku tatap seberkas sinar di langit kelam
Mentari enggan menyapaku
Malam hadir mencekam
Kian mendalam pilu di jiwa
Jalinan tersulam rapi
Putus satu demi Satu
Sahabatku… kau di sana bahagia
Aku disini penuh kepedihan
Oh tuhan yang agung…
Ku tersandar dalam keluh resah
Dosa dan salah apa terjadi
Hingga kepahitan ini harus ku jalani sendiri
Sahabatku… hatiku hancur lantak berdebu
Kau regut dia dariku
Merampas keindahan milikku
Hidupku tersisih sia-sia
Biarlah segalanya ku kubur
Cinta,kenanganmu, dan segenap harapanku
Walau pedih kenyataan ini
Aku harus setia menghadapinya…
Baca Juga :
BERAKHIR PERIH….
Cinta….Sesat…

